Jelajahi setiap halaman.

Temukan kisah lengkap BAMUSI — sejarah, para pengurus, dan komitmen kami untuk bangsa.

Selengkapnya ↗
Akses Cepat
Belum ada halaman.

Baitul Muslimin Indonesia (BAMUSI) merupakan organisasi sayap keagamaan Islam PDI Perjuangan yang lahir dari dorongan para tokoh bangsa dan tokoh PDI Perjuangan yang memiliki komitmen kuat untuk memperkuat harmoni antara nilai-nilai Islam dan kebangsaan.

Gagasan dan perumusan

Gagasan pembentukan BAMUSI diprakarsai oleh almarhum Bpk. Taufiq Kiemas bersama para tokoh nasional dan negarawan. Dalam proses perumusannya, dilakukan berbagai konsultasi dan silaturahmi kebangsaan kepada sejumlah tokoh dan organisasi Islam nasional.

Di antara tokoh yang memberikan perhatian dan dukungan adalah KH. Hasyim Muzadi, KH. Said Aqil Siradj, Prof. Dr. Din Syamsuddin, Prof. Dr. Azyumardi Azra, Prof. Dr. Syafi'i Ma'arif, Akbar Tanjung, serta sejumlah tokoh umat dan cendekiawan Muslim lainnya. Dialog tersebut menjadi fondasi penting lahirnya BAMUSI sebagai rumah besar umat Islam yang moderat, toleran, dan berwawasan kebangsaan.

Atas arahan beliau, PDI Perjuangan membentuk Tim Formatur yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hamka Haq, dengan anggota antara lain Arif Budimanta, Said Abdullah, Irmadi Lubis, Ahmad Baskara, dan Zainun Ahmadi. Tim ini mempersiapkan pembentukan organisasi sayap keagamaan Islam di lingkungan PDI Perjuangan sebagai jembatan antara nilai-nilai keislaman dan semangat kebangsaan.

Deklarasi 29 Maret 2007

Pada tanggal 29 Maret 2007, BAMUSI secara resmi dideklarasikan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, didampingi almarhum Bpk. H. Taufiq Kiemas dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Bpk. Pramono Anung.

Deklarasi tersebut turut dihadiri oleh KH. Hasyim Muzadi, KH. Said Aqil Siradj, Prof. Dr. Din Syamsuddin, Prof. Dr. Azyumardi Azra, Zaenal Ma'arif, Ryamizard Ryacudu, serta para ulama dan pemimpin masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Peran dan komitmen

Sebagai organisasi sayap PDI Perjuangan, BAMUSI mengemban misi untuk memperkuat dakwah kebangsaan, membangun kesadaran politik umat yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, serta mengembangkan kehidupan masyarakat yang religius, toleran, demokratis, dan berkeadilan sosial.

Dalam menjalankan perannya, BAMUSI berpedoman pada ajaran Islam yang rahmatan lil'alamin serta semangat gotong royong yang menjadi karakter bangsa Indonesia. BAMUSI hadir sebagai wadah bagi umat Islam yang memiliki komitmen terhadap Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita perjuangan Bung Karno.

Dewan Pimpinan Pusat BAMUSI melaksanakan program strategis di bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi umat, penguatan wawasan kebangsaan, serta pengembangan kader bangsa yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki komitmen terhadap kepentingan rakyat.

Islam, Pancasila, dan Nasionalisme Soekarnois dapat berjalan seiring dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, berdaulat, berdikari, berkepribadian dalam kebudayaan, manusiawi, serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

BAMUSI terus berkomitmen menjadi organisasi perjuangan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan semangat Demokratis, Gotong Royong, Moderat, Toleran, dan Nasionalis Soekarnois, serta memperkuat peran umat Islam dalam pembangunan nasional.